Sabtu, 15 September 2018

Memuja Leluhur atau Memuja Tuhan?




Baru saja ada yg mengatakan bahwa memuja Leluhur atau memuja Alam itu sama saja dg Memuja Tuhan. Karena kl dianalisa lbh dalam, leluhur pertama dr kita semua adalah Tuhan Juga. Spt dlm Mantram Gayatri yg disebut SAWITA. Dia adlh leluhur pertama. Demikian pula memuja alam sama dg memuja Tuhan, krn alam mendapatkan kekuatan juga dr Tuhan. Laut, Gunung, Matahari, sumber dr semua sumber energynya adalah Tuhan. Jd mwmuja kekuatan alam juga sama dg memuja Tuhan.
Tapi sejauh manakah hal itu benar dan bisa dipraktekkan dan bermanfaat untuk kemajuan Spiritual kita?
Saya akan mulai dgn mengulang sebuah kisah nyata yg pernah sy dengar:
Suatu hari seorang Guru hrs menjlaskan/menjawab pertanyaan yg mirip2 dg kasus di atas.
Pertanyaannya adlh: Kalau semua kerja adalah Brahma seperti dlm ajaran Madhuvidya (brahmacarya), bahwa makan, minum, tidur, mandi, sembahyang, memuja, dan apapun yg dilakukan adlh Brahma. Lalu mengapa kita harus melakukan sadhana, berbuat baik dsb?
Krn jawaban dr pertanyaan tsb bukan sebatas intelek, tp bgmn memahaminya maka sulit dijabarkan dg kata2, Guru menunggu sesaat dan....
Tiba2 Guru memukul murid tsb dg sangat keras tanpa ampun. Murid pun kaget dan menjerti kesakitan, tdk mengerti mengapa dia dipukul sedemikian. Apakah karena salah tlh bertanya demikian? Tapi dia tdk berdaya menerima kemarahan Guru. Setelah cukup, sambil trs memukulnya, Guru berkata, "Sekarang lihatlah Brahma (Guru) memukul Brahma (murid) dg Brahma(tongkat), dan Brahma merasakan Brahma (kesakitan)....
Lalu hening sejenak....
Setelah itu muridpun faham dan Guru menjelaskan, "Karena masih ada ego, dr aku yg kecil, maka Sadhana wajib dilakukan. Sampai realisasi "aham brahma asmi" sempurna dlm kesadaran dan belenggu dualisme terlampaui, saat itu, SEMUA KERJA ADALAH BRAHMA.
Nah kembali ke Topik pertanyaannya, apakah memuja leluhur tdk sama dgmemuna Tuhan? Jawabannya, bisakah kita melihat Tuhan saat memuja leluhur? Bisakah kita melihat Tuhan saat memuja ibu dan bapak? Bisakah kita melihat Tuhan ketika memuja Dewa dewa? Bisakah kita melihat Tuhan saat memuja alam spt Laut, Gunung, angin dsb ? Kl iya... maka TIDAK MASALAH. Pujalah Orangtua, leluhur, dewa dewa, roh alam dsb. seperti Weda mendeklarasikan
sarva khalu idam brahma....
Nyatanya, dlm keadaan terikat oleh maya, aku dan nafsu duniawi, orang memuju leluhur karena rasa takut, karena keterikatan badan kasar, hubungan darah, tradisi, dsb nya. Dgn keadaan demikian... bisakah kita berharap akan mendapatkan realisasi Tuhan dg memuja orang tua, leluhur dan roh alam?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar