Selasa, 18 Agustus 2015

makuh

Dagang Banten Bali



sorohan pengambeyan wadah ebeg isi 3 aled n 1 kulit sayut (peras, dapetan, pengambeyan, ......)
sorohan
daksina tanpa telor, tingkih pangi
suci


Apa yang menjadi keyakinan Hindu yang disebut Panca Sradha ( Tuhan, Atman, Karmaphala/ Sebab Akibat, Samsara/ Perubahan dan Moksa/ Kembali ke Asal ) berkonotasi “ TIDAK TERBATAS “
Oleh karena tidak terbatas, maka apapun yang kita ketahui/ pahami tentang keberadaan ke 5 di atas, kita tidak dapat mengatakan apa yang kita ketahui/ pahami sebegai kebenaran yang paling benar, sehingga dengan demikian kita harus sadar untuk selalu mengadakan samsara/ perubahan untuk mendapatkan kebenaran yang paling benar diantara yang paling benar.
Sampai kapankah itu ?
Jawabannya : ?????????????????????
Itulah sebabnya 5 hal di atas karena bersifat abadi, tidak akan pernah tidak ada, maka ajaran Hindu disebut ajaran keabadian yang dalam bahasa Sansekerta disebut SANATHANA DHARMA, ajaran yang abadi, yang langgeng, yang tidak awal dan tidak ada akhir.

3 bulanan bayi








 
Dagang Banten Bali


5 pejati, 1 jaja saji, di kumara  .....


colong dr pusuh 

bokor daksina, aled kain prada putih kuning, peras tulung, pusuh, .......
banten n ayaban 


banten 
2 jejanganan untuk di bale n di bawah 
1peketan/pengakulan 
1 sambutan


jejanganan yi : ebeg, ..... , daksina, 1 ceper tipat nasi, 1 ceper tipat sirikan, raka, jaja, suci,  nasin bangkalan, tamas pepesan nasi segi 3 segi 4, 



Pengakulan yi:  ebeg, daksina, 1 pasepan besar diisi {beras, isin daksina yi (peselan, tingkih, pangi, gantusan, base tampelan,   ), 2 telor ayam, base mako (lekesan) 11}, raka, buah, jaja,
 jotan ituk-ituk 11 (ituk2 misi nasi, kacang saur, sepotong biu, bantal cenik, tape, jaja diremek,   ),


- JUAL ES KRIM / ES PUTER PERNIKAHAN KLIK DISINI

Minggu, 16 Agustus 2015

kwangen


Dagang Banten Bali


Kojong Kwangen yang terbuat dari daun pisang berbentuk sigi tiga lancip lambang “Ardhacandra”, Uang kepang berbentuk bulat itu lambnag “Windhu” sedangkan sampian Kwangen yang berbentuk cili dibuat dari  janur,bunga dan daun plawa lambang “Nada”.

Porosan silih asih,lambang purusa pradhana lambang Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai Ardhanaresvari.

Dalam wujud Ardhanaresvari inilah Tuhan mencurahkan kasihnya kepada umat pemujanya. Kerena itu istilah “Siliasih”berarti lambang bhkati umat berdasarkan kasih dan bhakti yang dilandasi kasih itulah umat mendapatkan limpahan kasih dari Ida Sang Hyang Widhi dalam wujud beliau sebagai Ardhanaresvari.

Baca Juga: Mistis, Pohon Gegirang di Pura Baturaya Keluarkan Tirta 

Jadi porosan silih asih itu lambang hubungan,kasih yang timbal balik anatara umat kepada penciptanya Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Kwangen disamping sebagai sarana pokok dalam persembahyangan, juga dipergunakan dalam derbagai upacara, Panca Yadnya seperti: pendirian tempat pemujaan.

Kwangen sebagai salah sarana penting,untuk melengkapi banten dedagingan.

Demikian pula   dalam upacara Pitra Yadnya, ketika dilangsungkan upacara,memandikan mayat, Kwangen diletakkan di setiap persendian,o rang meninggal,yang jumlahnya sampai 22 buah Kwangen.

Fungsi Kwangen pada pedagingan,sebagai Pancadatu, (lambang unsur-unsur  alam), sedang fungsi Kwangen dalam upacara memandikan mayat sebagai pengurip-urip. (Ratu Kakiang Puri Bitera)


- JUAL ES KRIM / ES PUTER PERNIKAHAN KLIK DISINI

Lamak












Dagang Banten Bali


Lamak atau juga disebut ceniga adalah lambang pijakan kita untuk menapaki hidup dalam sebuah pusaran waktu menuju kesejatian di alam semesta ini sebagaimana disebutkan lamak sebagai simbol pijakan menuju kesejatian yang dibuat dalam berbagai ornamen keagamaan yang dilengkapi dengan,
  • gunungan, 
  • cili-cilian, 
  • bulan, 
  • bintang, 
  • matahari 
  • dan sebagainya.
Kata lamak juga dalam bahasa kawi (jawa kuno) disebutkan berarti alas sehingga beberapa lamak dibuat semacam taplak dari daun enau yang dirajut dengan lidi bambu yang ditempatkan di

Ornamen - ornamen lamak dengan penggunaan pis bolong sebagai sarana upacara yadnya disebutkan merupakan pengaruh dan akulturasi kebudayaan Tionghoa terhadap peradaban budaya bali yang tetap kita hormati dan gunakan sampai sekarang ini.

Reringgitan Lamak dalam kutipan artikel Bali Och Bali disebutkan, ada tiga jenis Lamak yang sering di lihat :
  1. Terujungan biasa dipasang pada lebuh rumah, natah/halaman rumah
  2. Lamak kecil biasa di pasang pada pelinggih-pelinggih seperti : Apit Lawang, sumur, pelangkiran,  tugu-tugu   
  3. Lamak  Besar biasa dipasang pada pelinggih-pelinggih Utama seperti Gedong, Saren, Pelinggih Taksu, Gunug Agung, Padmasana.
Seperti yag sering disaksikan dalam pelaksanaan upacara Dewa Yadnya, Lamak yang bermaterialkan janur dan ron tersebut biasanya dianggap jenis jejaitan yang rumit bagi kalangan pengayah yang belum terbiasa menjahitnya, tetapi bila mau dipelajari sebenarnya tidak begitu sulit

- JUAL ES KRIM / ES PUTER PERNIKAHAN KLIK DISINI

Pesan Banten Odalan Bali


Melayani pembuatan aneka banten untuk upacara \hindu Bali
piodalan
pawiwahan
otonan
tiga bulanan


Melayani aneka Upacara
Ngelangkir
Menikah
Ngaben

hubungi via WA, Telp atau sms
0897 - 6687 - 246
0882 - 9209 - 6763


Telp
0361 - 464096

alamat
jl Gandapura Gg 1c No1 Kesiman Kertalangu
dan
jl sedap malam 117a kebon kuri
Denpasar

Pesan Via Facebook Klik Disini


Hindu dengan berbagai jalan



Dagang Banten Bali



PERBEDAAN
Om Swastiastu | Om Shri Sai Ram | Hare Krishna | Namaskar
Agama Hindu tidak alergi dengan perbedaan. Sebab, ajaran Veda mencakup seluruh alam semesta dan menghormati perbedaan dalam cara mencapai tujuan kedamaian, kejernihan dan kebahagiaan secara harmonis. Agama Hindu secara global merupakan sebuah kesatuan di atas perbedaan dan yang mengikat kita semua adalah ajaran Veda. Di manapun Veda itu dianut akan terjadi pembentukan pola pikir umatnya akan mengayomi, mengangkat, dan memaknai budaya. Sehingga ajaran Veda tersebut akan menjelma menjadi kesadaran bahwa hidup kita ini harus dilakoni atas kesamaan di atas segala perbedaan.
Sehingga tidak percuma kita diberikan kemampuan untuk berpikir kalau kita tidak mampu mengelola perbedaan itu menjadi sebuah keindahan. Pertama-tama saya menghayati dengan memperhatikan perbedaan yang ada pada diri saya dengan saudara saudara yang lain. Selanjutnya saya mengamati saudara Hindu dari bermacam-macam negara, bangsa dan suku, ada dari India, Eropa, Amerika, Malaysia, Afrika, Canada, Singapore, Nepal, Indonesia dsb. Pertama yang muncul di hati saya adalah rasa syukur sebab Agama Hindu saya tidak pernah mengajarkan melarang bergaul dengan orang ini atau mebatasi pergaulan dengan orang lain.
Yang beragama Hindu dapat melakukan upacara persembahyangan yang sangat berbeda. Saya sangat bangga melihat kekayaan dalam perbedaan ini dan tidak ada perasaan yang aneh. Saya sangat bangga menjadi orang Hindu yang diajarkan tidak alergi dengan perbedaan. Saya sangat bangga menjadi pengikut Veda yang memberikan kebebasan berbudaya, berkesenian dan berkreatifitas dalam tatanan langkah menuju Sang Pencipta.
Rasa enak itu tidak lain dari campuran yang terdiri dari perbedaan yang telah terukur dosisnya. Itu berarti kita manusia diajarkan dan harus mampu mengelola perbedaan itu menjadi sesuatu yang menimbulkan rasa enak, menimbulkan kesan indah dan menimbulkan suara merdu. Semuanya itu adalah bersumber dari ajaran Veda, mengelola perbedaan menjadi sesuatu yang dapat membahagiakan.
Mengamati dan mengalami semua perbedaan itu merupakan sebuah kesempatan untuk menambah wawasan tentang fleksibilitas dan universalitas yang ada dalam Agama Hindu. Silahkan dimulai dengan lebih mempelajari dan mengenal ajaran, kelompok, ashram dan perkumpulan yang berkaitan dengan ajaran Veda yang ada di Indonesia. Semoga Anda dapat menjadi perbedaan itu sebuah kesan keindahan.
Hindu Suku Tamil https://ipie3.wordpress.com/…/%E2%80%9Corang-india-di-suma…/
Sai Baba Bali: http://saibababali.com
Kesadaran Krishna Indonesia: http://www.iskconid.org
HIndu Kejawen http://kmhbstan.org/hindu-kejawen/
Brahma Kumaris: http://www.brahmakumaris.org
Hindu Suku Bali: http://www.babadbali.com
Anand Krishna: http://www.aumkar.org dan http://akcbali.org
Arya Samaj http://www.aryasamajbalkampet.com/aboutus.php
Bali - India Foundation http://www.yogabaliindia.com
Divine Love Society http://www.divine-love-society.org
Hindu Mahayana Suku Tengger http://kebudayaanindonesia.net/…/hindu-mahayana-agama-suku-…
Bila ada ajaran, kelompok, ashram atau perkumpulan lain selain yang terurai berkaitan dengan ajaran Veda yang perlu ditambah di sini mohon kasih tahu saya melalui inbox. Semakin lengkap pemahaman kita tentang perbedaan yang ada, semakin ia akan bermanfaat pula dalam kembangkan wawasan dan kesadaran kita tentang fleksibilitas dan universalitas yang ada dalam ajaran Veda dan Agama Hindu itu sendiri.
Om, Santih, Santih, Santih, Om | Om Shri Sai Ram | Jay Hare Krishna | Sarvam Shantih


- JUAL ES KRIM / ES PUTER PERNIKAHAN KLIK DISINI

Sabtu, 15 Agustus 2015

Jual Banten Denpasar

Dagang Banten Bali


Melayani pembuatan aneka banten untuk upacara \hindu Bali
piodalan
pawiwahan
otonan
tiga bulanan


Melayani aneka Upacara
Ngelangkir
Menikah
Ngaben

hubungi via WA, Telp atau sms
0897 - 6687 - 246
0882 - 9209 - 6763


Telp
0361 - 464096

alamat
jl Gandapura Gg 1c No1 Kesiman Kertalangu
dan
jl sedap malam 117a kebon kuri
Denpasar

Pesan Via Facebook Klik Disini