(Filologi, Sejarah, dan Kejujuran Akademik tentang Asal-Usul Semar / Ismoyo)
Pertanyaan tentang apakah Semar atau Ismoyo pernah disebut dalam naskah Hindu–Buddha klasik adalah pertanyaan sangat tepat secara filologis. Jawabannya menuntut kejujuran akademik, bukan mitos populer. Maka Episode 1 ini kita buka dengan sikap tegas, berlapis, dan jernih.
Namun—
Nama Semar / Ismoyo adalah konstruksi sastra dan simbolik Jawa, yang muncul tertulis belakangan, terutama pada masa akhir Majapahit hingga Jawa-Islam.
Dalam naskah pra-Islam, kita tidak menemukan nama Semar, tetapi menemukan fungsi dan prinsipnya.
- Kakawin Ramayana
- Mahabharata
- Kakawin Bharatayuddha
- Tantu Panggelaran
- Agama Tattwa
Namun yang jelas hadir adalah konsep:
- Danghyang
- Resi niskala
- Pengasuh ilahi
- Makhluk antara dewa–manusia
- Penjaga dharma yang tidak tampil agung
Dalam kosmologi Jawa Kuna:
- Danghyang = makhluk suci
- Bukan dewa langit (bukan penghuni swarga)
- Bukan manusia biasa
- Berfungsi sebagai penjaga tatanan, penyeimbang, dan pembimbing ksatria
Ini kunci penting: fungsi mendahului personifikasi.
Nama dan sosok Semar baru muncul eksplisit dalam tradisi pasca Hindu–Buddha:
- Serat
- Babad
- Pustaka wayang
- Suluk-suluk Jawa
- Serat Purwakanda
- Serat Dewaruci (versi baru)
- Serat Wewadining Rasa
Yang terjadi bukan pemutusan, melainkan penyandian ulang:
- Ajaran Hindu–Buddha tidak dihapus
- Tapi diterjemahkan ke bahasa budaya Jawa
- Agar bisa hidup secara lisan, rakyat, dan simbolik
- Inkarnasi kearifan lokal Jawa
- Diberi nama, rupa, dan humor
- Agar bisa mengajar tanpa dogma
Fakta filologis:
Ismaya = asal mula, prinsip awal, kesadaran murni
Diciptakan untuk menjelaskan hakikat Semar, bukan asal sejarahnya
Pertanyaan Jawaban
Ada naskah Hindu–Buddha menyebut Semar?
Tidak
Ada konsep Danghyang seperti Semar?
Ada
Semar ciptaan Islam?
Tidak
Semar personifikasi Jawa?
Ya
Nama & rupa Semar muncul belakangan?
Ya
> Semar bukan tokoh kitab, tetapi manifestasi kesadaran Jawa.
Kitab Hindu–Buddha memberi ruh-nya,
Jawa memberi tubuh dan suara-nya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar